BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Metabolisme protein adalah proses penguraian
dan pembentukan senyawa organik kompleks berbobot molekul
tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan
satu sama lain dengan ikatan peptida. Mekanisme
pengubahan protein, yaitu: sel-sel mati, lalu komponennya mengalami proses
penguraian atau katabolisme dan dibentuk sel baru. Masing-masing protein
mengalami proses penguraian dan terjadi sintesis protein baru tanpa ada sel
yang mati. Protein dikeluarkan dari dalam sel diganti dengan sintesis protein
baru.
1.2. Rumusan Masalah
1. Jelaskan
pengertian metabolisme protein dan kaitannya dengan
al-qur’an?
2. Jelaskan apa
saja sumber metabolisme protein dan kaitannya dengan al-qur’an?
3. Jelaskan
aplikasi bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan
sehari-hari dan kaitannya dengan al-qur’an?
1.3. Tujuan Penulisan
1. Menjelaskan
pengertian metabolisme protein dan peranan protein dan kaitannya
dengan al-qur’an.
2. Menjelaskan apa
saja sumber metabolisme protein dan kaitannya dengan al-qur’an.
3. Menjelaskan
aplikasi bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan sehari-hari dan
kaitannya dengan al-qur’an.
1.4. Manfaat
Penulisan
1. Memberikan wawasan tentang metabolisme protein berdasarkan al-qur’an.
2. Menambah pengetahuan tentang
aplikasi bioteknologi metabolisme protein dan manfaatnya untuk kehidupan
sehari-hari dan kaitannya dengan al-qur’an.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Pengertian Metabolisme Protein dan Kaitannya dengan Al-qur’an
Protein
mempunyai kegunaan yang amat banyak dalam tubuh. Diantaranya adalah
pembongkaran molekul protein untuk mendapatkan energi atau unsur senyawa
seperti nitrogen atau sulfur untuk reaksi metabolisme lainnya. Protein juga penting
untuk keperluan fungsional maupun struktural dan untuk keperluan tersebut komposisi
asam-asam amino pembentuk protein sangat penting fungsinya. Dalam kehidupan protein
memegang peranan yang penting pula. Proses kimia dalam tubuh dapat berlangsung
dengan baik karena adanya enzim, suatu protein yang berfungsi sebagai
biokatalis.
Protein
mempunyai fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu
membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Fungsi-fungsi protein
lain adalah pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, mengatur keseimbangan
air, memelihara netralitas tubuh, pembentukan antibodi, mengangkut zat-zat
gizi, dan sumber energi (Almatsier, 2009).
Makanan adalah
bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsur-unsur/ikatan
kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh, yang berguna bila
dimasukkan ke dalam tubuh. Anjuran
yang jelas dari Al-Qur’an adalah :

Maka
hendaknya manusia memperhatikan makanannya. (QS.
Abasa (80) : 24).
Hendaklah
manusia memperhatikan makanan dan minumannya dalam jumlah secukupnya, tidak
kekurangan dan tidak berlebihan, serta makanannya itu dipilih dari bahan makanan yang halal dan thayyib. Makanan adalah salah
satu kebutuhan pokok bagi manusia. Tubuh manusia terbentuk dari apa yang
dimakannya. Makanan itu pula hasil dihasilkan tenaga atau energi yang perlu
untuk kelangsungan hidup dan untuk aktivitas fisiknya. Apabila tidak ada
makanan, niscaya tidak ada kehidupan (Tien, 2006).
Makanan
sehari-hari yang dipilih dengan baik akan memberikan semua zat gizi yang
dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh. Sebaliknya, bila makanan tidak dipilih
dengan baik tubuh akan mengalami kekurangan zat-zat gizi esensial tertentu. Zat
gizi esensial adalah zat gizi yang harus didatangkan dari makanan. Bila
dikelompokkan, ada dua
fungsi zat gizi dalam tubuh:
1.
Memberi Energi
Zat-zat gizi yang dapat memberikan energi
adalah karbohidrat, lemak, dan protein.Oksidasizat-zat gizi ini menghasilkan energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan kegiatan dan aktivitas. Dalam fungsi zat pemberi energi, ketiga zat gizi tersebut dinamakan zatpembakar.
2. Pertumbuhan dan Pemeliharaan Jaringan Tubuh
Protein adalah bagian jaringan
tubuh. Oleh karena itu, diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, memelihara,
dan mengganti sel-sel yang rusak. Dalam fungsi ini ketiga zat gizi tersebut
dinamakan zat gizi pembangun.
Islam
menganjurkan untuk memakan berbagai jenis makanan apa saja yang ada di bumi,
sepanjang makanan itu halal dan baik sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa
Ta’ala dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah (2) ayat 168.
مْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ
حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُ
“ Hai sekalian
manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan
janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan
itu adalah musuh yang nyata bagimu.”
2.2. Sumber Metabolisme Protein dan Kaitannya
dengan Al-qur’an
Protein
merupakan senyawa organik yang komplek terdiri dari berbagai macam asam amino
yang mengandung unsure C, H, O, N dan kadang-kadang unsur S atau P. Sumber
protein berasal dari tumbuhan disebut protein nabati berasal dari hewan disebut
protein hewani. Misalnya telur, susu, dan daging hewan ternak semua ini
termasuk jenis protein sempurna (esensial) karena mengandung asam amino yang
lengkap dan cukup jumlahnya untuk keperluan tubuh. Protein nabati umumnya
mempunyai kadar protein bernilai rendah, terkecuali jenis kacang-kacangan
terutama kedelai.
Fungsi protein dalam tubuh antara
lain untuk :
1. Mensistesis substansi-substansi penting seperti
hormon, enzim, antibody dan kromosom.
2. Mengadakan pertumbuhan tubuh seperti
pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan sel, jaringan dan organ.
3. Melaksanakan metabolisme tubuh. Sebagai enzim,
protein berpartisipasi dalam reaksi kimia dan biologis.
4. Menyeimbangkan cairan tubuh dan larutan asam dan
basa, juga berfungsi sebagai buffer yang efektif.
5. Sebagai sumber energi yaitu sebesar 4,1 kalori
tiap satu gram protein.
Berdasarkan
beberapa fungsi dari protein yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan
kehidupan tubuh menusia, seperti mensintesis kromosom sebagai faktor pembawa
sifat dari induk kepada keturunannya, dan sumber protein yang bernilai tinggi
berasal dari protein hewani, maka Allah SWT memberikan petunjuk dan
batasan-batasan kepada manusia dalam menari sumber protein hewani sebagaimana
firmanNya dalam Al Qur’an :
1.
surat Al Maidah ayat 3
surat Al Maidah ayat 3
“ Diharamkan
bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih
atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang
ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya,
dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga)
mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah
kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan)
agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku.
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka
barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
2.
surat Al An’am ayat 145
مَيْتَةً يَكُونَ أَنْ إِلَّا
يَطْعَمُهُ طَاعِمٍ عَلَى مُحَرَّمًا إِلَيَّ أُوحِيَ مَا فِي أَجِدُ لَا قُلْ
فَمَنِ بِهِ اللَّهِ لِغَيْرِ
أُهِلَّ فِسْقًا أَوْ رِجْسٌ فَإِنَّهُ خِنْزِيرٍ لَحْمَ أَوْ مَسْفُوحًا
دَمًا أَوْ
رَحِيمٌ غَفُورٌ بَّكَ رَ فَإِنَّ
عَادٍ وَلَا بَاغٍ غَيْرَ اضْطُرَّ
Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Dari dua ayat
di atas maka dapat dikaji lebih dalam bahwa sumber makanan yang berasal dari
jenis hewan darat yang halal, dapat dijadikan sumber protein yang halal apabila
disembelih atas nama Allah SWT sebagai rasa ungkapan syukur atas rizki yang
dianugerahkanNya dan mesti akan mendapatkan hikmah yang menyehatkan bagi tubuh
dan kelangsungan hidup baik untuk diri maupun untuk keturunannya. Untuk lebih
luas menemukan hikmah dari ayat di atas, dapat didiskusikan lebih jauh
bagaimana perbandingan manusia yang hidup sebelumnya (primitive), manusia
sekarang (beradab), dan manusia modern yang hanya bertolak pada akal pikiran
secara realita semata-mata.
Senyawa-senyawa
kimia yang ada dalam tubuh jumlahnya ratusan ribu dan saling bereaksi antara
satu dengan yang lain dengan cara yang sudah terpola. Reaksi ini diatur oleh
sistem; hormonal, humoral, dan enzim serta adanya asupan makanan dan oksigen
serta senyawa lainnya dari pernapasan. Sedangkan kemampuan manusia untuk dapat
mengukur kadar-kadar senyawa-senyawa kimia yang ada dalam tubuh masih sangat
terbatas sekali. Seperti yang kita lihat pada nama-nama senyawa kimia yang
tercantum pada formulir hasil pemeriksaan laboratorium klinik yang lengkap,
jumlah senyawa kimia tersebut baru sekitar seratusan. Karena itu, sangat
sering kita jumpai seseorang yang hasil pemeriksaan laboratorium kliniknya
bagus tetapi orang tersebut tetap merasa sakit atau ada gangguan dalam
tubuhnya.
Karena
keterbatasan ilmu pengetahuan manusia, banyak hal-hal yang menyebabkan penyakit
yang belum dapat terdeteksi. Kebanyakan penyakit-penyakit ini adalah merupakan
gangguan metabolisme yang bersumber dari kelebihan dalam mengkonsumsi makanan
atau jumlah kelebihan makanan tersebut sebetulnya dapat diatasi dengan
melaksanakan puasa. Tentang hubungan antara makanan dan penyakit, Rasullulah
Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda dalam hadistnya yang
diriwayatkan oleh Thabrani, yang artinya:
“Lambung (perut) adalah kolam tubuh. Urat-urat
seluruhnya bermuara kepadanya, karena itu, jika lambung sehat maka-urat-urat
akan tumbuh sehat, jika lambung sakit, maka urat-urat akan tumbuh sakit.”
Jika kita
amati tentang penyebab utama penyakit, maka sumbernya adalah perut, karena dari
perutlah segala sesuatunya masuk ke dalam tubuh kemudian terjadi metabolisme
dan distribusinya ke seluruh sel-sel tubuh. Di antara delapan kelompok penyebab
penyakit yang ada hanya dua kelompok yang menyebabkan penyakit yang bukan
berasal dari perut, yaitu yang bersumber dari fisik dan genetik. Kemudian, jika
kita amati data-data statistik dunia tentang penyebab kematian penduduk di
negara-negara maju atau di negara-negara berkembang dan negara miskin yang telah
mempunyai sanitasi yang baik, maka tiga besar urutan penyebab kematian adalah
disebabkan oleh penyakit yaitu kardiovaskuler, kanker, dan infeksi.
Ketiga
penyebab penyakit adalah disebabkan oleh kesalahan dalam pengaturan makanan
yang dikonsumsi ke dalam perut. Penyakit kardiovaskuler dan kanker lebih banyak
diderita oleh orang-orang yang kelebihan gizi. Sedangkan, penyakit infeksi
lebih banyak diderita oleh orang yang kekurangan gizi, karena kekurangan gizi
menimbulkan rendahnya daya pertahanan tubuh.
2.3.
Aplikasi
Bioteknologi Metabolisme Protein dan Kaitannya
dengan Al-qur’an
1. Mikroorganisme yang menjadi bahan pangan
Mikroorganisme tidak hanya dapat mengubah bahan pangan, tapi justru dapat
menjadi bahan pangan itu sendiri. Penerapan bioteknologi metabolisme protein dalam
kehidupan sehari-hari, antaralain:
1)
Protein Sel Tunggal (PST).
Istilah protein sel tunggal digunakan untuk menyatakan protein
mikroorganisme untuk membedakan dengan protein yang berasal dari hewan dan
tumbuhan. PST mengacu kepada sel mikroorganisme yang dikeringkan seperti
bakteri, alga dan jamur yang sebelumnya ditumbuhkan di dalam sistem biakan yang
berskala besar. Meskipun mikroorganisme ini ditumbuhkan untuk menghasilkan
protein, tetapi juga mengandung karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan
senyawa nitrogen bukan protein seperti asam nukleat. Produksi PST pertama yang
memberikan harapan berasal dari Jerman, diperoleh dengan jalan menumbuhkan Saccharomyces
cerevisae di dalam medium molase (limbah pabrik gula) dan garam amonium.
Hasil proses ini dikonsumsi oleh manusia sebagai pengganti protein. Limbah
pabrik bubur kayu berupa sulfit juga telah digunakan sebagai bahan baku dengan
memanfaatkan khamir Candida utilia untuk menghasilkan protein bagi
manusia dan hewan.
2) Mikoprotein.
Mikoprotein merupakan produk makanan yang berasal dari miselium jamur
(tubuh jamur). Pada pembuatan mikoprotein ini, digunakan jasa jamur Fusarium
graminearum. Mikoprotein dihasilkan melalui fermentasi menggunakan glukosa
sebagai bahan baku dan zat hara lain serta gas amoniak dan garam amoniak.
2.
Menggunakan mikroorganisme untuk mengubah bahan pangan
1) Aspergillu soryzae atau Aspergillus
soyae bersama Saccharomyce srouxii atau Pediococcussoe atauTorulopsissp
digunakan dalam pembuatan kecap. Mikroorganisme tersebut mengubah capuran kedelaidan
padi-padian menjadi kecap (Indonesia),Shoyu (Jepang), Chiang-yu (Cina),dan
soy-sauce(Eropa).
2) Aspergillus
wentii digunakan untuk memfermentasikan biji-bijian, kedelai, dan
garam menjadi tauco.
3) Rhizopus
oryzae, R. oligosporus, R. stolonifer, R.chlamydosporus dimanfaatkan
oleh orang untuk memfermentasikan kedelai yang sudah dikupaskulitnya. Miselium
jamur tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai membentuk produk yang disebut
tempe.
4) Makanan lain
yang dibuat menggunakan jasa mikroorganisme melalui proses fermentasi adalah oncom (Neurospora), tape (Aspergillus
oryzae,Saccharomyces, Rhizopus sp., Hansenula sp., danTorulopsis, sp.); roti,
kue, anggur, dan bir,(Saccharomyces), serta keju,mentega, yoghurt(Streptococcus
lactis)
Allah
menciptakan jasad-jasad renik di dunia ini sesuai dengan fungsinya
masing-masing. Meskipun makhluk yang sangat kecil, tetapi mikroorganisme
memilki peranan penting bagi manusia terutama untuk meningkatkan produk pangan.
Sebagaimana dengan firman Allah dalam :
- Al-Furqon (25) : ayat 2
الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ
وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا [٢٥:٢]
Artinya: Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak
mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan
dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya
dengan serapi-rapinya.
Maksud dari
ayat tersebut ialah: Segala sesuatu yang dijadikan Tuhan diberi-Nya
perlengkapan-perlengkapan dan persiapan-persiapan, sesuai dengan naluri,
sifat-sifat dan fungsinya masing-masing dalam hidup.
- Al-Maaidah (5) : ayat 87
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا
تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ
اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ [٥:٨٧]
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa
yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Maksud dari ayat tersebut
ialah : makanlah yang halal dan jangan sampai melampui batas, jika sampai
melampui batas kita akan mengalami kerugian bagi tubuh kita sendiri.
- Al-Baqarah (2) : ayat 173
إِنَّمَا
حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ
بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا
إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ [٢:١٧٣]
Artinya : Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah,
daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.
Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak
menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Maksud dari
ayat tersebut ialah makanlah yang halal dan jangan sampai melampui batas, jika
sampai melampui batas kita akan mengalami kerugian bagi tubuh kita sendiri
tetapi tidak ada dosa bagi kita, asalkan jangan makan makanan yang haram seperti
bangkai dan daging babi.
BAB III
PENUTUP
3.1.
Kesimpulan
1. Pengertian Protein
mempunyai kegunaan yang amat banyak dalam tubuh. Diantaranya adalah
pembongkaran molekul protein untuk mendapatkan energi atau unsur senyawa
seperti nitrogen atau sulfur untuk reaksi metabolisme lainnya. Protein juga
penting untuk keperluan fungsional maupun struktural dan untuk keperluan
tersebut komposisi asam-asam amino pembentuk
protein sangat penting fungsinya. Dalam kehidupan protein
memegang peranan yang penting pula. Proses kimia dalam tubuh dapat berlangsung
dengan baik karena adanya enzim, suatu protein yang berfungsi sebagai
biokatalis.
2. Sumber protein
berasal dari tumbuhan disebut protein nabati berasal dari hewan disebut protein
hewani. Misalnya telur, susu, dan daging hewan ternak semua ini termasuk jenis
protein sempurna (esensial) karena mengandung asam amino yang lengkap dan cukup
jumlahnya untuk keperluan tubuh. Protein nabati umumnya mempunyai kadar protein
bernilai rendah, terkecuali jenis kacang-kacangan terutama kedelai.
3.
Saat ini, mikroorganisme yang menjadi bahan pangan mikroorganisme tidak hanya dapat mengubah bahan pangan, tapi justru dapat menjadi bahan pangan itu sendiri.
Penerapan bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan sehari-hari,
antaralain: Protein Sel Tunggal (PST), mikoprotein merupakan produk makanan
yang berasal dari miselium jamur (tubuh jamur), dan menggunakan mikroorganisme untuk mengubah bahan
pangan
3.2. Saran
Bioteknologi metabolisme protein
memiliki dampak positif dan negatif. Akan lebih baik jika penggunaan
bioteknologi metabolisme protein
digunakan secara bijaksana dan semanfaat mungkin tanpa harus
memberikan dampak negatif dilingkungan sekitar. Dan diharapkan dengan semakin
berkembangnya bioteknologi dapat meningkatkan kesejahteraan umat manusia.