Efek Blog

Minggu, 31 Mei 2015

METABOLISME PROTEIN DAN KAITANNYA DENGAN ALQURAN



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Metabolisme protein adalah proses penguraian dan pembentukan senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Mekanisme pengubahan protein, yaitu: sel-sel mati, lalu komponennya mengalami proses penguraian atau katabolisme dan dibentuk sel baru. Masing-masing protein mengalami proses penguraian dan terjadi sintesis protein baru tanpa ada sel yang mati. Protein dikeluarkan dari dalam sel diganti dengan sintesis protein baru.

1.2. Rumusan Masalah
1.    Jelaskan pengertian metabolisme protein dan kaitannya dengan al-qur’an?
2.    Jelaskan apa saja sumber metabolisme protein dan kaitannya dengan al-qur’an?
3.    Jelaskan aplikasi bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan sehari-hari dan kaitannya dengan al-qur’an?

1.3. Tujuan Penulisan
1.    Menjelaskan pengertian metabolisme protein dan peranan protein dan kaitannya dengan al-qur’an.
2.    Menjelaskan apa saja sumber metabolisme protein dan kaitannya dengan al-qur’an.
3.    Menjelaskan aplikasi bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan sehari-hari dan kaitannya dengan al-qur’an.

1.4. Manfaat Penulisan
1.    Memberikan wawasan tentang metabolisme protein berdasarkan al-qur’an.
2.    Menambah pengetahuan tentang aplikasi bioteknologi metabolisme protein dan manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari dan kaitannya dengan al-qur’an.



BAB II
PEMBAHASAN


2.1.            Pengertian Metabolisme Protein dan Kaitannya dengan Al-qur’an

Protein mempunyai kegunaan yang amat banyak dalam tubuh. Diantaranya adalah pembongkaran molekul protein untuk mendapatkan energi atau unsur senyawa seperti nitrogen atau sulfur untuk reaksi metabolisme lainnya. Protein juga penting untuk keperluan fungsional maupun struktural dan untuk keperluan tersebut komposisi asam-asam amino pembentuk protein sangat penting fungsinya. Dalam kehidupan protein memegang peranan yang penting pula. Proses kimia dalam tubuh dapat berlangsung dengan baik karena adanya enzim, suatu protein yang berfungsi sebagai biokatalis.
Protein mempunyai fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Fungsi-fungsi protein lain adalah pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, mengatur keseimbangan air, memelihara netralitas tubuh, pembentukan antibodi, mengangkut zat-zat gizi, dan sumber energi (Almatsier, 2009).

Makanan adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsur-unsur/ikatan kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh, yang berguna bila dimasukkan ke dalam tubuh. Anjuran yang jelas dari Al-Qur’an adalah :
Maka hendaknya manusia memperhatikan makanannya. (QS. Abasa (80) : 24).

Hendaklah manusia memperhatikan makanan dan minumannya dalam jumlah secukupnya, tidak kekurangan dan tidak berlebihan, serta makanannya itu dipilih dari bahan makanan yang halal dan thayyib. Makanan adalah salah satu kebutuhan pokok bagi manusia. Tubuh manusia terbentuk dari apa yang dimakannya. Makanan itu pula hasil dihasilkan tenaga atau energi yang perlu untuk kelangsungan hidup dan untuk aktivitas fisiknya. Apabila tidak ada makanan, niscaya tidak ada kehidupan (Tien, 2006).
Makanan sehari-hari yang dipilih dengan baik akan memberikan semua zat gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh. Sebaliknya, bila makanan tidak dipilih dengan baik tubuh akan mengalami kekurangan zat-zat gizi esensial tertentu. Zat gizi esensial adalah zat gizi yang harus didatangkan dari makanan. Bila dikelompokkan, ada dua fungsi zat gizi dalam tubuh:
1.         Memberi Energi
Zat-zat gizi yang dapat memberikan energi adalah karbohidrat, lemak, dan protein.Oksidasizat-zat gizi ini menghasilkan energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan kegiatan dan aktivitas. Dalam fungsi zat pemberi energi, ketiga zat gizi tersebut dinamakan zatpembakar.
2. Pertumbuhan dan Pemeliharaan Jaringan Tubuh
Protein adalah bagian jaringan tubuh. Oleh karena itu, diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, memelihara, dan mengganti sel-sel yang rusak. Dalam fungsi ini ketiga zat gizi tersebut dinamakan zat gizi pembangun.
Islam menganjurkan untuk memakan berbagai jenis makanan apa saja yang ada di bumi, sepanjang makanan itu halal dan baik sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah (2) ayat 168.
  مْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُ
“ Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

2.2. Sumber Metabolisme Protein dan Kaitannya dengan Al-qur’an

Protein merupakan senyawa organik yang komplek terdiri dari berbagai macam asam amino yang mengandung unsure C, H, O, N dan kadang-kadang unsur S atau P. Sumber protein berasal dari tumbuhan disebut protein nabati berasal dari hewan disebut protein hewani. Misalnya telur, susu, dan daging hewan ternak semua ini termasuk jenis protein sempurna (esensial) karena mengandung asam amino yang lengkap dan cukup jumlahnya untuk keperluan tubuh. Protein nabati umumnya mempunyai kadar protein bernilai rendah, terkecuali jenis kacang-kacangan terutama kedelai.
Fungsi protein dalam tubuh antara lain untuk :
1. Mensistesis substansi-substansi penting seperti hormon, enzim, antibody dan kromosom.
2. Mengadakan pertumbuhan tubuh seperti pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan sel, jaringan dan organ.
3. Melaksanakan metabolisme tubuh. Sebagai enzim, protein berpartisipasi dalam reaksi kimia dan biologis.
4. Menyeimbangkan cairan tubuh dan larutan asam dan basa, juga berfungsi sebagai buffer yang efektif.
5. Sebagai sumber energi yaitu sebesar 4,1 kalori tiap satu gram protein.

Berdasarkan beberapa fungsi dari protein yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan kehidupan tubuh menusia, seperti mensintesis kromosom sebagai faktor pembawa sifat dari induk kepada keturunannya, dan sumber protein yang bernilai tinggi berasal dari protein hewani, maka Allah SWT memberikan petunjuk dan batasan-batasan kepada manusia dalam menari sumber protein hewani sebagaimana firmanNya dalam Al Qur’an :
1.       surat Al Maidah ayat 3











 Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
2.      surat Al An’am ayat 145

مَيْتَةً يَكُونَ أَنْ إِلَّا يَطْعَمُهُ طَاعِمٍ عَلَى مُحَرَّمًا إِلَيَّ أُوحِيَ مَا فِي أَجِدُ لَا قُلْ
فَمَنِ بِهِ اللَّهِ لِغَيْرِ أُهِلَّ فِسْقًا أَوْ رِجْسٌ فَإِنَّهُ خِنْزِيرٍ لَحْمَ أَوْ مَسْفُوحًا دَمًا أَوْ
رَحِيمٌ غَفُورٌ بَّكَ رَ فَإِنَّ عَادٍ وَلَا بَاغٍ غَيْرَ اضْطُرَّ

Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Dari dua ayat di atas maka dapat dikaji lebih dalam bahwa sumber makanan yang berasal dari jenis hewan darat yang halal, dapat dijadikan sumber protein yang halal apabila disembelih atas nama Allah SWT sebagai rasa ungkapan syukur atas rizki yang dianugerahkanNya dan mesti akan mendapatkan hikmah yang menyehatkan bagi tubuh dan kelangsungan hidup baik untuk diri maupun untuk keturunannya. Untuk lebih luas menemukan hikmah dari ayat di atas, dapat didiskusikan lebih jauh bagaimana perbandingan manusia yang hidup sebelumnya (primitive), manusia sekarang (beradab), dan manusia modern yang hanya bertolak pada akal pikiran secara realita semata-mata.
Senyawa-senyawa kimia yang ada dalam tubuh jumlahnya ratusan ribu dan saling bereaksi antara satu dengan yang lain dengan cara yang sudah terpola. Reaksi ini diatur oleh sistem; hormonal, humoral, dan enzim serta adanya asupan makanan dan oksigen serta senyawa lainnya dari pernapasan. Sedangkan kemampuan manusia untuk dapat mengukur kadar-kadar senyawa-senyawa kimia yang ada dalam tubuh masih sangat terbatas sekali. Seperti yang kita lihat pada nama-nama senyawa kimia yang tercantum pada formulir hasil pemeriksaan laboratorium klinik yang lengkap,  jumlah senyawa kimia tersebut baru sekitar seratusan. Karena itu, sangat sering kita jumpai seseorang yang hasil pemeriksaan laboratorium kliniknya bagus tetapi orang tersebut tetap merasa sakit atau ada gangguan dalam tubuhnya.
Karena keterbatasan ilmu pengetahuan manusia, banyak hal-hal yang menyebabkan penyakit yang belum dapat terdeteksi. Kebanyakan penyakit-penyakit ini adalah merupakan gangguan metabolisme yang bersumber dari kelebihan dalam mengkonsumsi makanan atau jumlah kelebihan makanan tersebut sebetulnya dapat diatasi dengan melaksanakan puasa. Tentang hubungan antara makanan dan penyakit, Rasullulah Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Thabrani, yang artinya:
 “Lambung (perut) adalah kolam tubuh. Urat-urat seluruhnya bermuara kepadanya, karena itu, jika lambung sehat maka-urat-urat akan tumbuh sehat, jika lambung sakit, maka urat-urat akan tumbuh sakit.”          
Jika kita amati tentang penyebab utama penyakit, maka sumbernya adalah perut, karena dari perutlah segala sesuatunya masuk ke dalam tubuh kemudian terjadi metabolisme dan distribusinya ke seluruh sel-sel tubuh. Di antara delapan kelompok penyebab penyakit yang ada hanya dua kelompok yang menyebabkan penyakit yang bukan berasal dari perut, yaitu yang bersumber dari fisik dan genetik. Kemudian, jika kita amati data-data statistik dunia tentang penyebab kematian penduduk di negara-negara maju atau di negara-negara berkembang dan negara miskin yang telah mempunyai sanitasi yang baik, maka tiga besar urutan penyebab kematian adalah disebabkan oleh penyakit yaitu kardiovaskuler, kanker, dan infeksi.
Ketiga penyebab penyakit adalah disebabkan oleh kesalahan dalam pengaturan makanan yang dikonsumsi ke dalam perut. Penyakit kardiovaskuler dan kanker lebih banyak diderita oleh orang-orang yang kelebihan gizi. Sedangkan, penyakit infeksi lebih banyak diderita oleh orang yang kekurangan gizi, karena kekurangan gizi menimbulkan rendahnya daya pertahanan tubuh.



2.3.            Aplikasi Bioteknologi Metabolisme Protein dan Kaitannya dengan Al-qur’an

1.      Mikroorganisme yang menjadi bahan pangan
Mikroorganisme tidak hanya dapat mengubah bahan pangan, tapi justru dapat menjadi bahan pangan itu sendiri. Penerapan bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan sehari-hari, antaralain:
1)        Protein Sel Tunggal (PST).
Istilah protein sel tunggal digunakan untuk menyatakan protein mikroorganisme untuk membedakan dengan protein yang berasal dari hewan dan tumbuhan. PST mengacu kepada sel mikroorganisme yang dikeringkan seperti bakteri, alga dan jamur yang sebelumnya ditumbuhkan di dalam sistem biakan yang berskala besar. Meskipun mikroorganisme ini ditumbuhkan untuk menghasilkan protein, tetapi juga mengandung karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan senyawa nitrogen bukan protein seperti asam nukleat. Produksi PST pertama yang memberikan harapan berasal dari Jerman, diperoleh dengan jalan menumbuhkan Saccharomyces cerevisae di dalam medium molase (limbah pabrik gula) dan garam amonium. Hasil proses ini dikonsumsi oleh manusia sebagai pengganti protein. Limbah pabrik bubur kayu berupa sulfit juga telah digunakan sebagai bahan baku dengan memanfaatkan khamir Candida utilia untuk menghasilkan protein bagi manusia dan hewan.
2) Mikoprotein.
Mikoprotein merupakan produk makanan yang berasal dari miselium jamur (tubuh jamur). Pada pembuatan mikoprotein ini, digunakan jasa jamur Fusarium graminearum. Mikoprotein dihasilkan melalui fermentasi menggunakan glukosa sebagai bahan baku dan zat hara lain serta gas amoniak dan garam amoniak.
2.      Menggunakan mikroorganisme untuk mengubah bahan pangan
1) Aspergillu soryzae atau Aspergillus soyae bersama Saccharomyce srouxii atau Pediococcussoe atauTorulopsissp digunakan dalam pembuatan kecap. Mikroorganisme tersebut mengubah capuran kedelaidan padi-padian menjadi kecap (Indonesia),Shoyu (Jepang), Chiang-yu (Cina),dan soy-sauce(Eropa).
2) Aspergillus wentii digunakan untuk memfermentasikan biji-bijian, kedelai, dan garam menjadi tauco.
3) Rhizopus oryzae, R. oligosporus, R. stolonifer, R.chlamydosporus dimanfaatkan oleh orang untuk memfermentasikan kedelai yang sudah dikupaskulitnya. Miselium jamur tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai membentuk produk yang disebut tempe.
4) Makanan lain yang dibuat menggunakan jasa mikroorganisme melalui proses fermentasi adalah oncom (Neurospora), tape (Aspergillus oryzae,Saccharomyces, Rhizopus sp., Hansenula sp., danTorulopsis, sp.); roti, kue, anggur, dan bir,(Saccharomyces), serta keju,mentega, yoghurt(Streptococcus lactis)

Allah menciptakan jasad-jasad renik di dunia ini sesuai dengan fungsinya masing-masing. Meskipun makhluk yang sangat kecil, tetapi mikroorganisme memilki peranan penting bagi manusia terutama untuk meningkatkan produk pangan. Sebagaimana dengan firman Allah dalam :
  • Al-Furqon (25) : ayat 2
الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا [٢٥:٢]
Artinya: Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak  mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.
Maksud dari ayat tersebut ialah: Segala sesuatu yang dijadikan Tuhan diberi-Nya perlengkapan-perlengkapan dan persiapan-persiapan, sesuai dengan naluri, sifat-sifat dan fungsinya masing-masing dalam hidup.
  • Al-Maaidah (5) : ayat 87
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ [٥:٨٧]
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Maksud dari ayat tersebut ialah : makanlah yang halal dan jangan sampai melampui batas, jika sampai melampui batas kita akan mengalami kerugian bagi tubuh kita sendiri.


  • Al-Baqarah (2) : ayat 173
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ [٢:١٧٣]
Artinya : Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Maksud dari ayat tersebut ialah makanlah yang halal dan jangan sampai melampui batas, jika sampai melampui batas kita akan mengalami kerugian bagi tubuh kita sendiri tetapi tidak ada dosa bagi kita, asalkan jangan makan makanan yang haram seperti bangkai dan daging babi.





















BAB III
PENUTUP

3.1.            Kesimpulan

1.  Pengertian Protein mempunyai kegunaan yang amat banyak dalam tubuh. Diantaranya adalah pembongkaran molekul protein untuk mendapatkan energi atau unsur senyawa seperti nitrogen atau sulfur untuk reaksi metabolisme lainnya. Protein juga penting untuk keperluan fungsional maupun struktural dan untuk keperluan tersebut komposisi asam-asam amino pembentuk protein sangat penting fungsinya. Dalam kehidupan protein memegang peranan yang penting pula. Proses kimia dalam tubuh dapat berlangsung dengan baik karena adanya enzim, suatu protein yang berfungsi sebagai biokatalis.
2.  Sumber protein berasal dari tumbuhan disebut protein nabati berasal dari hewan disebut protein hewani. Misalnya telur, susu, dan daging hewan ternak semua ini termasuk jenis protein sempurna (esensial) karena mengandung asam amino yang lengkap dan cukup jumlahnya untuk keperluan tubuh. Protein nabati umumnya mempunyai kadar protein bernilai rendah, terkecuali jenis kacang-kacangan terutama kedelai.
3.        Saat ini, mikroorganisme yang menjadi bahan pangan mikroorganisme tidak hanya dapat mengubah bahan pangan, tapi  justru dapat menjadi bahan pangan itu sendiri. Penerapan bioteknologi metabolisme protein dalam kehidupan sehari-hari, antaralain: Protein Sel Tunggal (PST), mikoprotein merupakan produk makanan yang berasal dari miselium jamur (tubuh jamur), dan menggunakan mikroorganisme untuk mengubah bahan pangan

3.2. Saran
Bioteknologi metabolisme protein memiliki dampak positif dan negatif. Akan lebih baik jika penggunaan bioteknologi metabolisme protein digunakan secara bijaksana dan semanfaat mungkin tanpa harus memberikan dampak negatif dilingkungan sekitar. Dan diharapkan dengan semakin berkembangnya bioteknologi dapat meningkatkan kesejahteraan umat manusia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar