Efek Blog

Minggu, 31 Mei 2015

Daun Majemuk



A.    Tabel hasil pengamatan
No.
Nama Tumbuhan
Tipe daun majemuk
1.
Ceiba petandra Gaertn.
Menjari beranak daun tujuh
2.
Caesalpinia pulcherrima Sw.
Menyirip genap ganda dua dengan sempurna
3.
Mimosa pudica L.
Campuran
4.
Gliricidia maculate L.
Menyirip gasal
5.
Citrus sp
Menyirip beranak satu
6.
Erythrine variegate
Menyirip gasal
7.
Leucaena glauca
Menyirip genap ganda dua dengan sempurna
8.
Solanum lycopersicum
Menyirip berselang-seling
9.
Tamarindus indica L.
Menyirip genap
10.
Rosa sp
Menyirip gasal










1.      Daun Kapuk (Ceiba pentandra Gaetrn)

     Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun

 (sumber: Anonim a. 2015)







2.      Daun Kembang Merak (Caesalpinia pulcherima Sw.)

     Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun

           
  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun                                  
(sumber: Anonim b. 2015)




3.    Daun Putri Malu (Mimosa pudica L.)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Ujung daun
5. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Ujung daun
5. Helaian daun

 (sumber: Anonim c. 2015)







4.    Daun Gamal (Gliricidia maculate L.)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Anak daun
3. Tepi daun
4. Ujung daun
5. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun  
2. Anak daun
3. Tepi daun
4. Ujung daun
5. Helaian daun
 (sumber: Anonim d. 2015)
(sumber: Anonim d. 2015)








5.    Daun Jeruk (Citrus sp)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1. Anak daun
2. Tepi daun
3. Ujung daun
4. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1. Anak daun
2. Tepi daun
3. Ujung daun
4. Helaian daun
 (sumber: Anonim e. 2015)
           
(sumber: Anonim e. 2015)






6.    Daun Dadap (Erythrine variegate)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
 (sumber: Anonim f. 2015)






7.    Daun Lamtoro (Leucaena glauca)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
5. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
 4. Helaian daun
 (sumber: Anonim g. 2015)

(sumber: Anonim g. 2015)






8.    Daun Tomat (Solanum lycopersicum)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
 (sumber: Anonim h. 2015)






9.    Daun Asam (Tamarindus indica L.)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
 (sumber: Anonim i. 2015)







10.    Daun Mawar (Rosa sp)

       Gambar
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun


  Berdasarkan literatur
                                                                                                Keterangan :
1.  Ibu tangkai daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
 (sumber: Anonim j. 2015)





     I.     ANALISIS DATA
1.         Daun Kapuk (Ceiba petandra Gaertn)
Klasifikasi daun kapuk : 
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Dilleniidae
Ordo                : Malvales
Familia            : Bombaceae
Genus              : Ceiba
Species            : Ceiba pentandra Gaertn.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Berdasarkan hasil praktikum kali ini diketahui bahwa daun kapuk termasuk tipe daun majemuk menjari menurut susunan daun pada tangkainya, karena semua anak daunnya memencar pada ujung ibu tangkai seperti letak jari-jari pada tangan. Berdasarkan jumlah anak daunnya, daun kapuk termasuk daun manjemuk menjari beranak duan tujuh, karena jumlah anak daunnya ada tujuh. Letak tangkai anak daun (Petiololus) yang kemudian di ujungnya ada anak daun (folium) bergantian dan berkerumun pada ibu tangkai daun (potiolus communis). Jadi bisa dikatakan bentuk daun kapuk adalah majemuk menjari beranak daun tujuh.
Berdasarkan jumlah anak daunnya, daun majemuk menjari dapat dibedakan sebagai berikut; beranak daun tujuh (septemfoliolatus), jika ada tujuh anak daun pada ujung tangkainya, misalnya daun randu (Ceiba petandra Gaetern).








2.    Daun Kembang Merak (Caesalpinia pulcherima Sw.)
Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Rosidae
Ordo                : Fabales
Familia            : Caesalpiniaceae
Genus              : Caesalpinia
Species            : Caesalpinia pulcherima Sw.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Pada praktikum kali ini diketahui bahwa daun kembang merak termasuk tipe daun mejemuk menyirip genap ganda dua dengan sempurna. Menyirip kerana anak duan tersusun seperti sirip pada kanan kiri ibu tangkainya menurut susunan daun pada tangkainya. Genap karena jumlah anak daunnya yang berpasang-pasangan di kanan kiri ibu tulang. Genap dua karena anak daun duduk pada cabang tingkat satu dari ibu tangkai. Dengan sempurna karena tidak ada satu anak daun pun yang duduk pada ibu tangkai. Tangkai anak daunnya berbentuk bulat padat dan sepasang daun pada ujung tangkainya tidak menutup. Jadi, bisa dikatakan bentuk daun kapuk adalah majemuk menyirip ganap ganda dua dengan sempurna.
Pada daun kembang merak (Caesalpinia pulcherima Sw), ujung daunnya terbelah, tulang duan menyirip, tepi daun rata, tangkai anak daun berbentuk bulat padat, anak daun terdapat di kiri dan kanan dari ibu tangkai daun, dan memiliki ibu tangkai daun. Daun kembang merak merupakan daun majemuk menyirip (pinnatus), yang dimana daun majemuk yang anak daunnya terdapat dikanan dan kiri ibu tangkai daun.



            .
3.      Daun Putri Malu (Mimosa pudica L.)
Klasifikasi       :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Rosidae
Ordo                : Fabales
Familia            : Fabaceae
Genus              : Mimosa
Species            : Mimosa pudica L.
(Sumber : Cronquist. 1981)
            Dari hasil praktikum kali ini diketahui bahwa tangkai anak daun putri malu berbentuk menyirip dan anak daunnya berjumlah gelap, tidak ada satu anak daun yang duduk pada ibu tangkai daun. Putri malu ini tidak digolongkan tipe daun majemuk menyirip genap ganda dua yang sempurna, tetapi tipe daun majemuk campuran. Karena mempunyai cabang-cabang ibu tangkai yang memencar seperti jari dan terdapat pada ujung ibu tangkai daun, namun cabang teresebut terdapat anak-anak daun yang  tersusun menjari, letak kedua pasang cabang ibu tangkai sedemikian dekat satu sama lain, seakan-akan terdapat empat cabang tangkai pada ujung ibu tangkai daunnya. 

4.      Daun Gamal (Gliricidia maculate L.)
Klasifikasi       :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Rosidae
Ordo                : Rosales
Familia            : Gliricidiacedae
Genus              : Gliricidia
Species            : Gliricidia maculata L.
 (Sumber : Cronquist. 1981)
Berdasarkan praktikum kali ini menunjukkan bahwa letak tangkai anak daun gamal berselang-seling satu sama lain, terdapat satu anak daun yang menutup ibu tangkainya. Letak duduk anak daunnya menyirip, karena anak daunnya terdapat di kiri kanan ibu tangkai daun.  Jadi bisa diketahui bahwa daun gamal merupakan daun majemuk menyirip gasal.
Pada daun gamal anak daun yang paling ujung berbentuk agak melebar dan membesar. Anak-anak daunnya tersusun secara berselang-seling dengan jumlah ganjil dan anak daun tersebut tersusun secara menyirip. Karena ciri-ciri tersebut maka daun gamal termasuk kedalam daun majemuk menyirip gasal.

5.      Daun Jeruk (citrus sp.)
Klasifikasi       :
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Subclassis        : Rosidae
Ordo                : Sapindales
Familia            : Rutaceae
Genus              : Citrus
Species            : Citrus sp.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Daun jeruk mengalami persendian (articulation), Anak daun jeruk terletak satu tangkai pada ibu tangkai daun, dan memiliki ibu tulang daun yang sejajar. Antara anak daun pada satu tangkai anak daun terdapat dua anak daun yang biasanya satu lebih besar diujung dan satu lebih kecil melekat di tangkai anak daun.  Tangkai anak daunnya sejajar dengan ibu tangkai daun. Oleh karena itu, helaian daunnya tidak langsung terdapat pada ibu tangkai daun. Walaupun, daun jeruk nampak sekilas seperti daun tunggal, tetapi jika dilihat dengan seksama maka akan terlihat tepi daun yang membelah dan membentuk daun yang kecil dekat dengan pangkal daunnya. Karena hanya memiliki satu anak daun saja maka dinamakan daun majemuk menyirip beranak daun satu.
Daun majemuk menyirip dapat dibedakan dalam beberapa macam salah satunya daun majemuk menyirip beranak daun satu (unifoliotus). Tanpa penyelidikan yang teliti daun ini tentu akan desebut sebagai daun tunggal, tetapi di sini tangkai daun memperlihatkan suatu persendian (articulation), jadi helaian daun tidak langsung terdapat pada ibu tangkai. Sesungguhnya pada daun ini juga terdapat lebih dari pada satu helaian daun, hanya saja yang lain-lainnya telah tereduksi, sehingga tinggal satu anak daun saja.  Daun yang demikian ini biasanya kita dapati pada berbagai jenis pohon, jeruk  besar (Citrus maxima Merr.) , jeruk nipis (Citrus aurantifolia Sw.), dan lain-lain.

6.      Daun Dadap ( Erythrine variegate)
Klasifikasi       :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Rosidae
Ordo                : Rosales
Familia            : Leguminosae
Genus              : Erythrine
Species            : Erythrine variegate
(Sumber : Cronquist. 1981)
            Ditinjau dari jumlah anak daunnya akan kita dapati bilangan yang benar-benar gasal jika anak daun berpasangan. Sedangkan di ujung ib tangkai terdapat anak daun yang tersendiri (biasanya anak daun ini lebih besar dari pada yang lainnya). Sebagai kebalikan daun menyirip genap yang dapat mempunyai jumlah anak daun yang gasal. Daun majemuk menyirip gasal dapat pula mempunyai jumlah anak daun yang genap.
             

7.      Daun Lamtoro (Leucaena glauca L.)
Klasifikasi       :          
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Subclassis        : Rosiidae
Ordo                : Fabales
Familia            : Mimosaceae
Genus              : Leucaena
Species            : Leucaena glauca L.
(Sumber : Cronquist. 1981)
            Susunan anak daun di ibu tangkai daun lamtoro adalah menyirip, karena anak daunnya yang berbeda di kanan kiri  namun tidak duduk pada ibu tangkai daun, serta jumlah anak daunnya genap. Daun lamtoro disebut daun majemuk menyirip genap ganda dua dengan sempurna. Letak tangkai daunnya saling berhadap-hadapan satu sama lainnya.
            Lamtoro dikatakan daun majemuk menyirip genap ganda dua dengan sempurna, menyirip karena tata letak anak tangkai daunnya menyirip sedangkan dikatakan ganda dua karena anak daunnya duduk pada cabang tingkat satu dari ibu tangkai dan dikatakan genap karena anak daun duduknya berpasangan dengan anak daun yang lain. Pada pasangan anak daun yang terdapat di ujung tangkai biasanya posisinya menutup.

8.      Daun Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Klasifikasi       :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Asteridae
Ordo                : Solanales
Familia            : Solanaceae
Genus              : Solanum
Species            : Solanum lycopersicum L.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Anak duan tomat berjumlah gasal atau ganjil yaitu tujuh anak daun, yang satu anak daunnya terdapat diujung ibu tangkai daun. Susunan anak daun di ibu tangkai daunnya adalah menyirip. Terdapat anak daun yang lebih kecil di kanan kiri ibu tangkai daun yang diapit oleh anak-anak daun yang ukurannya lebih besar pada atas dan bawahnya. Karenanya daun tomat digolongkan ke dalam daun majemuk menyirip berselang-seling.
Daun majemuk menyirip berselang-seling (interrupte pinnatus), yaitu jika anak daun pada ibu tangkai berselang-seling pasangan anak daun yang lebar sama dengan pasangan anak daun yang sempit, misalnya pada anak daun tomat (Solanum lycopersicum L.).
Pada daun tomat yang sudah dewasa daun majemuknya akan sangat jelas terlihat, dan pada daun tomat anak-anak daunnya terletak berselang-seling, yaitu anak-anak  daun pada ibu tangkai berselang-seling pasangan anak daun yang lebar dengan pasangan anak daun yang sempit. Pada daun tomat juga terdapat pembesaran daun pada bagian ujung ibu tangkai daun.

9.      Daun Asam (Tamarindus indica L.)
Klasifikasi       :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Subclassis        : Rosidae
Ordo                : Fabales
Familia            : Caesalpinaceae
Genus              : Tamarindus
Spesies            : Tamarinduc indica L
(Sumber : Cronquist. 1981)
Anak daun asam berjumlah genap, yang pada ujung ibu tangkai daun tidak terdapat satu anak daun. Susunan anak daun pada ibu tangkai daun menyirip. Anak daunnya saling berhadap-hadapan satu sama lain. Daun asam diketahui merupakan daun majemuk menyirip genap.
Struktur pada daun asam hampir sama dengan daun gamal. Namun pada daun gamal letak anak daunnya berselang-seling tetapi tidak berpasang-pasangan sehingga jumlah ganjil. Sedangkan pada daun asam, anak-anak daunnya duduk berhadapan, sehingga jumlah genap. Pada sepasang anak daun yang terletak pada ujung tangkai letak duduknya menutup.

10.  Daun Mawar (Rosa sp.)
Klasifikasi       :
Kingdom         : Plantae
Divisio             : Magnoliophyta
Classis             : Magnoliopsida
Sub classis       : Rosidae
Ordo                : Rosales
Familia            : Rosaceae
Genus              : Rosa
Species            : Rosa sp.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Daun mawar mempunyai anak daun lima, yang terletak satu di ujung tangkai daun. Susunan anak daun pada ibu tangkai daunnya adalah menyirip. Posisi duduk tangkai daunnya saling berpasang-pasangan satu sama lainnya. Jika dapat diketahui bahwa daun mawar termasuk daun majemuk menyirip gasal.
Daun mejemuk menyirip gasal (imparipinnatus), juga di sini yang menjadi pedoman ialah ada atau tidaknya satu anak daun yang menutup ibu tangkainya. Ditinjau dari jumlah anak daunnya akan kita dapati bilangan yang benar-benar gasal jika anak daun berpasangan , sedang di ujung ibu tangkai terdapat anak daun yang tersendiri (biasanya anak daun ini lebih besar dari pada lainnya), seperti dapat dilihat pada daun pacar cina (Angalia odorata Lour.) dan mawar (Rosa sp.).
Daun mawar memiliki jumlah anak daun yang ganjil, letak duduk anak daunnya menyirip. Pada daun mawar anak daun yang terletak pada bagian ujung ibu tangkai daun mempunyai bentuk yang lebih besar dan anak daunnya memiliki tepi yang bergerigi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar