A.
Tabel hasil pengamatan
No.
|
Nama Tumbuhan
|
Tipe daun majemuk
|
1.
|
Ceiba petandra Gaertn.
|
Menjari beranak daun tujuh
|
2.
|
Caesalpinia pulcherrima Sw.
|
Menyirip genap ganda dua dengan sempurna
|
3.
|
Mimosa pudica L.
|
Campuran
|
4.
|
Gliricidia maculate L.
|
Menyirip gasal
|
5.
|
Citrus sp
|
Menyirip beranak satu
|
6.
|
Erythrine variegate
|
Menyirip gasal
|
7.
|
Leucaena glauca
|
Menyirip genap ganda dua dengan sempurna
|
8.
|
Solanum lycopersicum
|
Menyirip berselang-seling
|
9.
|
Tamarindus indica L.
|
Menyirip genap
|
10.
|
Rosa sp
|
Menyirip gasal
|
1.
Daun
Kapuk (Ceiba pentandra Gaetrn)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
Berdasarkan literatur
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
(sumber: Anonim a. 2015)
2. Daun Kembang Merak
(Caesalpinia pulcherima Sw.)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
Berdasarkan literatur
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
(sumber:
Anonim b. 2015)
3.
Daun
Putri Malu (Mimosa
pudica L.)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4.
Ujung daun
5. Helaian daun
Berdasarkan literatur
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4.
Ujung daun
5. Helaian daun
(sumber: Anonim c. 2015)
4.
Daun
Gamal (Gliricidia
maculate L.)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2.
Anak daun
3.
Tepi daun
4.
Ujung daun
5. Helaian daun
Berdasarkan literatur
1. Ibu tangkai
daun
2.
Anak daun
3.
Tepi daun
4.
Ujung daun
5. Helaian daun
(sumber: Anonim d. 2015)
(sumber: Anonim d. 2015)
5.
Daun
Jeruk (Citrus sp)
Gambar
Keterangan :
1.
Anak daun
2.
Tepi daun
3.
Ujung daun
4. Helaian daun
Berdasarkan literatur
1.
Anak daun
2.
Tepi daun
3.
Ujung daun
4. Helaian daun
(sumber: Anonim e. 2015)
(sumber: Anonim e. 2015)
6.
Daun
Dadap (Erythrine
variegate)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
Berdasarkan literatur
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
(sumber: Anonim f. 2015)
7.
Daun
Lamtoro (Leucaena
glauca)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
5. Helaian daun
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Helaian
daun
(sumber: Anonim g. 2015)
(sumber: Anonim g. 2015)
8.
Daun
Tomat (Solanum
lycopersicum)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
Berdasarkan literatur
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
(sumber: Anonim h. 2015)
9.
Daun
Asam (Tamarindus indica L.)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian daun
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
(sumber: Anonim i. 2015)
10.
Daun
Mawar (Rosa sp)
Gambar
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
Keterangan :
1. Ibu tangkai
daun
2. Tangkai anak daun
3. Anak daun
4. Tepi daun
5. Ujung daun
6. Helaian
daun
(sumber: Anonim j. 2015)
I. ANALISIS
DATA
1.
Daun Kapuk (Ceiba petandra Gaertn)
Klasifikasi daun kapuk
:
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Dilleniidae
Ordo : Malvales
Familia : Bombaceae
Genus : Ceiba
Species :
Ceiba pentandra Gaertn.
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Berdasarkan hasil praktikum kali ini
diketahui bahwa daun kapuk termasuk tipe daun majemuk menjari menurut susunan
daun pada tangkainya, karena semua anak daunnya memencar pada ujung ibu tangkai
seperti letak jari-jari pada tangan. Berdasarkan jumlah anak daunnya, daun
kapuk termasuk daun manjemuk menjari beranak duan tujuh, karena jumlah anak
daunnya ada tujuh. Letak tangkai anak daun (Petiololus)
yang kemudian di ujungnya ada anak daun (folium)
bergantian dan berkerumun pada ibu tangkai daun (potiolus communis). Jadi bisa dikatakan bentuk daun kapuk adalah
majemuk menjari beranak daun tujuh.
Berdasarkan jumlah anak daunnya,
daun majemuk menjari dapat dibedakan sebagai berikut; beranak daun tujuh (septemfoliolatus), jika ada tujuh anak
daun pada ujung tangkainya, misalnya daun randu (Ceiba petandra Gaetern).
2.
Daun Kembang Merak (Caesalpinia pulcherima Sw.)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Rosidae
Ordo : Fabales
Familia : Caesalpiniaceae
Genus : Caesalpinia
Species : Caesalpinia pulcherima Sw.
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Pada praktikum kali ini diketahui
bahwa daun kembang merak termasuk tipe daun mejemuk menyirip genap ganda dua
dengan sempurna. Menyirip kerana anak duan tersusun seperti sirip pada kanan
kiri ibu tangkainya menurut susunan daun pada tangkainya. Genap karena jumlah
anak daunnya yang berpasang-pasangan di kanan kiri ibu tulang. Genap dua karena
anak daun duduk pada cabang tingkat satu dari ibu tangkai. Dengan sempurna
karena tidak ada satu anak daun pun yang duduk pada ibu tangkai. Tangkai anak
daunnya berbentuk bulat padat dan sepasang daun pada ujung tangkainya tidak
menutup. Jadi, bisa dikatakan bentuk daun kapuk adalah majemuk menyirip ganap
ganda dua dengan sempurna.
Pada daun kembang merak (Caesalpinia pulcherima Sw), ujung
daunnya terbelah, tulang duan menyirip, tepi daun rata, tangkai anak daun
berbentuk bulat padat, anak daun terdapat di kiri dan kanan dari ibu tangkai
daun, dan memiliki ibu tangkai daun. Daun kembang merak merupakan daun majemuk
menyirip (pinnatus), yang dimana daun
majemuk yang anak daunnya terdapat dikanan dan kiri ibu tangkai daun.
.
3. Daun Putri Malu (Mimosa pudica L.)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Rosidae
Ordo : Fabales
Familia : Fabaceae
Genus : Mimosa
Species : Mimosa pudica L.
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Dari
hasil praktikum kali ini diketahui bahwa tangkai anak daun putri malu berbentuk
menyirip dan anak daunnya berjumlah gelap, tidak ada satu anak daun yang duduk
pada ibu tangkai daun. Putri malu ini tidak digolongkan tipe daun majemuk
menyirip genap ganda dua yang sempurna, tetapi tipe daun majemuk campuran.
Karena mempunyai cabang-cabang ibu tangkai yang memencar seperti jari dan
terdapat pada ujung ibu tangkai daun, namun cabang teresebut terdapat anak-anak
daun yang tersusun menjari, letak kedua
pasang cabang ibu tangkai sedemikian dekat satu sama lain, seakan-akan terdapat
empat cabang tangkai pada ujung ibu tangkai daunnya.
4.
Daun Gamal (Gliricidia maculate L.)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Rosidae
Ordo : Rosales
Familia : Gliricidiacedae
Genus : Gliricidia
Species : Gliricidia maculata L.
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Berdasarkan praktikum kali ini
menunjukkan bahwa letak tangkai anak daun gamal berselang-seling satu sama
lain, terdapat satu anak daun yang menutup ibu tangkainya. Letak duduk anak
daunnya menyirip, karena anak daunnya terdapat di kiri kanan ibu tangkai
daun. Jadi bisa diketahui bahwa daun
gamal merupakan daun majemuk menyirip gasal.
Pada daun gamal anak daun yang
paling ujung berbentuk agak melebar dan membesar. Anak-anak daunnya tersusun
secara berselang-seling dengan jumlah ganjil dan anak daun tersebut tersusun
secara menyirip. Karena ciri-ciri tersebut maka daun gamal termasuk kedalam
daun majemuk menyirip gasal.
5.
Daun Jeruk (citrus sp.)
Klasifikasi :
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Subclassis : Rosidae
Ordo : Sapindales
Familia : Rutaceae
Genus : Citrus
Species : Citrus sp.
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Daun jeruk mengalami persendian (articulation), Anak daun jeruk terletak
satu tangkai pada ibu tangkai daun, dan memiliki ibu tulang daun yang sejajar.
Antara anak daun pada satu tangkai anak daun terdapat dua anak daun yang
biasanya satu lebih besar diujung dan satu lebih kecil melekat di tangkai anak
daun. Tangkai anak daunnya sejajar
dengan ibu tangkai daun. Oleh karena itu, helaian daunnya tidak langsung
terdapat pada ibu tangkai daun. Walaupun, daun jeruk nampak sekilas seperti
daun tunggal, tetapi jika dilihat dengan seksama maka akan terlihat tepi daun
yang membelah dan membentuk daun yang kecil dekat dengan pangkal daunnya.
Karena hanya memiliki satu anak daun saja maka dinamakan daun majemuk menyirip
beranak daun satu.
Daun majemuk menyirip dapat
dibedakan dalam beberapa macam salah satunya daun majemuk menyirip beranak daun
satu (unifoliotus). Tanpa
penyelidikan yang teliti daun ini tentu akan desebut sebagai daun tunggal,
tetapi di sini tangkai daun memperlihatkan suatu persendian (articulation), jadi helaian daun tidak
langsung terdapat pada ibu tangkai. Sesungguhnya pada daun ini juga terdapat
lebih dari pada satu helaian daun, hanya saja yang lain-lainnya telah
tereduksi, sehingga tinggal satu anak daun saja. Daun yang demikian ini biasanya kita dapati
pada berbagai jenis pohon, jeruk besar (Citrus maxima Merr.) , jeruk nipis (Citrus aurantifolia Sw.), dan lain-lain.
6.
Daun Dadap ( Erythrine variegate)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Rosidae
Ordo : Rosales
Familia : Leguminosae
Genus : Erythrine
Species : Erythrine variegate
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Ditinjau
dari jumlah anak daunnya akan kita dapati bilangan yang benar-benar gasal jika
anak daun berpasangan. Sedangkan di ujung ib tangkai terdapat anak daun yang
tersendiri (biasanya anak daun ini lebih besar dari pada yang lainnya). Sebagai
kebalikan daun menyirip genap yang dapat mempunyai jumlah anak daun yang gasal.
Daun majemuk menyirip gasal dapat pula mempunyai jumlah anak daun yang genap.
7.
Daun Lamtoro (Leucaena glauca L.)
Klasifikasi :
Kingdom :
Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Subclassis : Rosiidae
Ordo : Fabales
Familia : Mimosaceae
Genus : Leucaena
Species : Leucaena glauca L.
(Sumber :
Cronquist. 1981)
Susunan
anak daun di ibu tangkai daun lamtoro adalah menyirip, karena anak daunnya yang
berbeda di kanan kiri namun tidak duduk
pada ibu tangkai daun, serta jumlah anak daunnya genap. Daun lamtoro disebut daun
majemuk menyirip genap ganda dua dengan sempurna. Letak tangkai daunnya saling
berhadap-hadapan satu sama lainnya.
Lamtoro
dikatakan daun majemuk menyirip genap ganda dua dengan sempurna, menyirip
karena tata letak anak tangkai daunnya menyirip sedangkan dikatakan ganda dua
karena anak daunnya duduk pada cabang tingkat satu dari ibu tangkai dan
dikatakan genap karena anak daun duduknya berpasangan dengan anak daun yang
lain. Pada pasangan anak daun yang terdapat di ujung tangkai biasanya posisinya
menutup.
8.
Daun Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Asteridae
Ordo : Solanales
Familia : Solanaceae
Genus : Solanum
Species :
Solanum lycopersicum L.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Anak duan
tomat berjumlah gasal atau ganjil yaitu tujuh anak daun, yang satu anak daunnya
terdapat diujung ibu tangkai daun. Susunan anak daun di ibu tangkai daunnya
adalah menyirip. Terdapat anak daun yang lebih kecil di kanan kiri ibu tangkai
daun yang diapit oleh anak-anak daun yang ukurannya lebih besar pada atas dan
bawahnya. Karenanya daun tomat digolongkan ke dalam daun majemuk menyirip
berselang-seling.
Daun
majemuk menyirip berselang-seling (interrupte pinnatus), yaitu jika anak
daun pada ibu tangkai berselang-seling pasangan anak daun yang lebar sama
dengan pasangan anak daun yang sempit, misalnya pada anak daun tomat (Solanum lycopersicum L.).
Pada daun
tomat yang sudah dewasa daun majemuknya akan sangat jelas terlihat, dan pada
daun tomat anak-anak daunnya terletak berselang-seling, yaitu anak-anak daun pada ibu tangkai berselang-seling
pasangan anak daun yang lebar dengan pasangan anak daun yang sempit. Pada daun
tomat juga terdapat pembesaran daun pada bagian ujung ibu tangkai daun.
9. Daun Asam (Tamarindus indica L.)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Subclassis : Rosidae
Ordo : Fabales
Familia : Caesalpinaceae
Genus : Tamarindus
Spesies : Tamarinduc indica
L
(Sumber : Cronquist. 1981)
Anak daun asam berjumlah genap, yang
pada ujung ibu tangkai daun tidak terdapat satu anak daun. Susunan anak daun
pada ibu tangkai daun menyirip. Anak daunnya saling berhadap-hadapan satu sama
lain. Daun asam diketahui merupakan daun majemuk menyirip genap.
Struktur pada daun asam hampir sama
dengan daun gamal. Namun pada daun gamal letak anak daunnya berselang-seling
tetapi tidak berpasang-pasangan sehingga jumlah ganjil. Sedangkan pada daun
asam, anak-anak daunnya duduk berhadapan, sehingga jumlah genap. Pada sepasang
anak daun yang terletak pada ujung tangkai letak duduknya menutup.
10.
Daun Mawar (Rosa sp.)
Klasifikasi :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Magnoliopsida
Sub classis : Rosidae
Ordo : Rosales
Familia : Rosaceae
Genus : Rosa
Species :
Rosa sp.
(Sumber : Cronquist. 1981)
Daun mawar mempunyai anak daun lima,
yang terletak satu di ujung tangkai daun. Susunan anak daun pada ibu tangkai
daunnya adalah menyirip. Posisi duduk tangkai daunnya saling berpasang-pasangan
satu sama lainnya. Jika dapat diketahui bahwa daun mawar termasuk daun majemuk
menyirip gasal.
Daun mejemuk menyirip gasal (imparipinnatus), juga di sini yang
menjadi pedoman ialah ada atau tidaknya satu anak daun yang menutup ibu
tangkainya. Ditinjau dari jumlah anak daunnya akan kita dapati bilangan yang
benar-benar gasal jika anak daun berpasangan , sedang di ujung ibu tangkai
terdapat anak daun yang tersendiri (biasanya anak daun ini lebih besar dari
pada lainnya), seperti dapat dilihat pada daun pacar cina (Angalia odorata Lour.) dan mawar (Rosa sp.).
Daun mawar memiliki jumlah anak daun
yang ganjil, letak duduk anak daunnya menyirip. Pada daun mawar anak daun yang
terletak pada bagian ujung ibu tangkai daun mempunyai bentuk yang lebih besar
dan anak daunnya memiliki tepi yang bergerigi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar