Efek Blog

Minggu, 31 Mei 2015

MOLLUSCA



1.    Keong darat (Achatina fulica)
Klasifikasi
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Pulmonata
Familia            : Achatinidae
Genus              : Achatina
Spesies            : Achatina fulica
(Sumber : Hegner, 1968)
            Keong darat atau bekicot mempunyai tubuh yang lunak, tidak beruas dan mempunyai cangkang sehingga dikategorikan sebagai  hewan mollusca. Sistem pencernaan makanan hewan ini sempurna dan tersusun atas mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus. Sistem sarafnya berupa cincin esophagus dan dua cabang saraf yang menyarafi mantel dan kaki. Hewan ini termasuk triploblastik selomata yaitu memiliki tiga lapisan tubuh (ektodermis, mesodermis dan endodermis) serta meliki rongga tubuh yang terisi oleh cairan.
Makanan  bekicot biasanya daun-daun yang tidak berbau dan tidak berbulu. Sistem peredaran darah pada bekicot termasuk sistem peredaran darah terbuka. Alat peredaran darah terdiri atas jantung, dan pembuluh darah yang sederhana. Darah bekicot tidak berwarna. Fungsi darah yaitu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dan mengambil atau mengangkut sisa-sisa pembakaran.
Bekicot ini merupakan hewan yang aktif pada malam hari. Alat gerak bekicot berupa kaki untuk merayap. Kaki tersebut sebenarnya merupakan badannya yaitu perut  yang sebenarnya tersusun oleh otot yang sangat kuat dan bergerak sehingga disebut hewan berkaki perut (Gastropoda).  Cara bergeraknya yaitu dengan  adanya kontraksi otot yang menyerupai gelombang, ia bergerak maju dengan gelombang aksi pada otot-otot pada sisi ventral kaki dimulai dari bagian belakang dan terus ke depan, untuk memudahkannya bergeser maka bekicot mengeluarkan lendir yang dibuat oleh kelenjar kaki di bawah mulut yang menyebabkan setiap tempat yang dilewatinya selalu basah.
Hewan ini bersifat hermaprodit dengan alat reproduksi berupa ovotestes berkembang biak dengan telur.  Setiap individu memiliki kedua testis dan ovarium yang mampu memproduksi sperma dan ovum. Fertilisasi diri jarang terjadi, terjadi hanya dalam populasi kecil. Habitat bekicot adalah pada tempat-tempat yang lembab, seperti di sawah, di pohon, dan tumpukkan batu yang lembab. Kebanyakan bekicot merupakan herbivora.


2.    Keong air tawar (Helix pomata)
Klasifikasi
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Pulmonata
Familia            : Helicidae
Genus              : Helix
Spesies            : Helix pomata
(Sumber : Hegner, 1968)
       Keong air tawar adalah salah satu spesies dari Mollusca yang habitatnya di air tawar. Bagian tubuhnya terdiri dari kepala, leher, dan kaki.  Bentuk cangkangnya bulat spiral dengan ukuran yang cukup besar. Tekstur cangkangnya agak kasar. Hewan ini disebut siput air karena hidupnya di air. Tubuh keong ini terdiri atas kepala, leher, kaki, punuk serta viceral (jerohan). Pada bagian kepalanya terdapat dua pasang tentakel yaitu sepasang tentakel panjang terdapat sepasang sepasang tentakel pendek. Sepasang yang pendek sebagai alat pembau dan sepasang yang panjang sebagai alat pelihat.
Hewan ini berjalan menggunakan sebagian bawah tubuhnya yang berbentuk pipih dan lebar yang dinamakan kaki perut. Dibawah kepala terdapat kelenjar mucosa yang membasahi kaki. Kakinya lebar dan pipih menyerupai alat untuk berjalan dan selalu basah. Kaki dan kepala dapat disimpan dalam cangkok jika keadaan tidak mengizinkan. Sama seperti keong darat hewan ini juga mempunyai mantel yang membungkus seluruh tubuhnya  dalam cangkok. Mantelnya tebal kecuali di daerah yang berbatasan dengan kaki karena mantel pada daerah sekitar kaki tipis. Anus terbuka di daerah seberang muara mantel. Sedang lubang genital terdapat di dekat kepala.
     Sistem peredaran darah pada keong air adalah peredaran darah terbuka. Darah siput tidak berwarna, terdiri dari : plasma darah, butir-butir darah. Fungsi darah untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dan mengambil atau mengangkut sisa-sisa pembakaran. Jantung terletak jantung terletak di sebelah muka kloaka terdiri dari rongga perikardium, auriclum (serambi), ventriculum (bilik). Ventriculum memompa darah secara ritmis melalui saluran darah. Sebuah aorta tumbuh pada sebuah apex pada ventriculum.
Sistem pencernaan pada siput air meliputi rongga mulut, oesophagus, kelenjar ludah, crop, lambung, kelenjar pencernaan, usus rectum, dan anus. Hewan ini bernafas dengan insang karena ia hidup di air. Pada keong air tawar cangkangnya pendek dan lebih bulat dengan ujung yang tumpul, sedangkan pada bekicot ujungnya meruncing. Cangkang ini berfungsi untuk melindungi alat viceral yang terdiri dari alat pencernaan, sirkulasi dan reproduksi. Lapisan cangkang terdiri dari 4 macam lapisan, yaitu periostrakum, prismatik, lamella dan nakreas. Habitat hewan ini di air tawar.
3.      Cypraea testudinaria
Klasifikasi :
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Mesogastropoda
Familia            : Cypraeidae
Genus              : Cypraea
Spesies            : Cypraea testudinaria
(Sumber : Verma, 2002)
Tekstur cangkang hewan ini licin dengan bentuk  seperti papaya yang bagian ujungnya berbentuk spiral. Pada cangkangnya terdapat gambar zig zag berwarna coklat . Warna dasar cangkangnya adalah krim. Habitat hewan ini berada di perairan laut ataupun di samudra.

4.      Murrex sp.
Klasifikasi  :
Kingdom    : Animalia
Phylum       : Mollusca
Classis        : Gastropoda
Ordo           : Neogastropoda
Familia        : Muricidae
Genus         : Murex
Spesies        : Murexsp
(Sumber       : Verma, 2002)
Habitat di daerah pantai yang berlumpur. Pada lapisan luar cangkang dipenuhi dengan garis-garis spiral dan duri-duri, spire pendek, duri dan gigi menebal ke arah bibir luar cangkang, siphonal canal sangat panjang. Kepala dilengkapi probosis retrakil yang panjang serta tentakel pendek
5.      Bivalvia sp.
Klasifikasi :
Kingdom                : Animalia
Phylum                   : Mollusca
Famili                      : Bivalviae
Genus                      : Bivalvia
Species                    : Bivalvia sp.
 (Sumber : P.S.Verma. 2002)
 Cangkangnya terbagi dalam dua belahan sepasang yang diikat oleh ligamen sebagai pengikat yang kuat dan elastis fungsinya untuk melindungi seluruh tubuh kerang. Tampak garis konsentris yang sejajar, garis ini disebut sebagai garis pertumbuhan yang menunjukkan masa pertumbuhan lamban atau tidak ada pertumbuhan. Garis ini berselang-seling dengan pita pertumbuhan yang menunjukkan pertumbuhan cepat. Semakin banyak garis dan pita pertumbuhan, maka makin tua umur hewan tersebut.
Mantelnya tipis dan kuat sebagai pembungkus seluruh tubuh yang lunak. Pada bagian belakang mantel terdapat dua lubang yang disebut sifon. Sifon atas berfungsi untuk keluarnya air, sedangkan sifon bawah sebagai tempat masuknya air. Bentuk kaki pipih, bila akan berjalan kaki dijulurkan ke anterior. Di dalam rongga tubuhnya terdapat berbagai alat dalam seperti saluran pencernaan yang menembus jantung, alat peredarn, dan alat ekskresi (ginjal).
6.      Cyprae tigris
   Klasifikasi
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Prosobranchia
Familia            : Cypradae
Genus              : Cyprae
Spesies            : Cyprae tigris
(Sumber : Hegner, 1968)
   Hewan enis mollusca ini masuk dalam kelas gastropoda, yaitu hewan yang berjalan dengan perutnya. Teksturnya permukaan cangkangnya licin. Cangkangnya berbentuk seperti helm dengan warna cangkang putih dengan coklat lebih dominan dan mengkilap. Tekstur permukaan cangkangnya licin yang mulus dan tidak bergerigi. Hewan ini berjalan dan mencari makanan dengan kaki perut dan biasanya hidup di air laut.

7.      Vepricardium fimbiatum  
Klasifikasi :
Kingdom         :  Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Eulamellibranchia
Famili              : Carditidae
Genus              : Vepricardium
Spesies            : Vepricardium fimbriatum
Sumber            : (Verma, 2002)
Kerang ini memiliki dua cangkang yang dihubungkan oleh engsel seperti kerang mutiara. Garis-garis cangkangnya vertikal beraturan dan  bentuknya cukup besar. Spesies ini banyak ditemukan di laut. Warna cangkangnya krim dan teksturnya kasar. Kerang ini habitatnya banyak ditemukan di laut.

8.      Terebra undulata                               
Klasifikasi :
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Neogastropoda
Familia            : Stegnolosadae
Genus              : Terebra
Spesies            : Terebra undulata
(Sumber           : Jasin, Makoer : 1987)
Habitat dari hewan ini adalah di laut. Cangkangnya berbentuk kerucut spiral yang panjang. Berfungsi untuk melindungi tubuhnya yang lunak. Tekstur cangkangnya licin. Kerang Terebra undulata  termasuk dalam kelas  gastropoda. Hewan ini sebenarnya memiliki tekstur cangkang yang licin tetapi permukaan tubuhnya beralur seperti kumpulan bola yang disusun horizontal. Alur yang terdapat pada cangkang hewan ini berupa garis-garis pertumbuhannya.

9.      Strombus sp                
Kingdom         :  Animalia
Phylum            :  Mollusca
Kelas               :  Gastropoda
Subkelas          :  Orthogastropoda
Ordo               :  Sorbeoconcha
Famili              :  Strombidae
Genus              :  Strombus
Spesies            :  Strombus sp


10.  Oliva sp
Klasifikasi :
Kingdom        : Animalia
Phylum           : Mollusca
Classis            : Gastropoda
Ordo               : Neogastropoda
Familia            : Olividae
Genus             : Oliva
Species           : Oliva lidua
(Sumber : Verma. 2002)
Tekstur cangkangnya licin dan mengkilap. Umumnya mempunyai operculum yang menempel pada kaki dan berfungsi sebagai penutup. Bagian luar cangkangnya mengkilap dan licin yang berwarna hitam. Oliva sp. biasanya hidup di laut.
11.  Thalium Okeola
Klasifikasi :
Kingdom        : Animalia
Phylum           : Mollusca
Classis            : Gastropoda
Ordo               : Mesogastropoda
Genus             : Thallum
Species           : Thallum areola
(Sumber : Verma. 2002)
Cangkang Thallum areola bertekstur licin, berbentuk hampir bulat dengan ujungnya agak meruncing. Cangkangnya mempunyai warna putih dan ada bercak-bercak persegi berwarna coklat.
12.  Terebra conus
Klasifikasi:
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Geogastropoda
Family             : Eullimidae
Genus              : Terebra
Species            : Terebra conus
Sumber: (Verma, P.S. 2002)
Terkstur permukaan cangkang tubuhnya licin dan mengkilap. Berwarna putih dan agak kekuningan.   Merupakan gastropoda dengan cangkangnya yang lonjong. Memiliki garis pertumbuhan yang horizontal. Apexnya menumpul pada bagian Ujungnya lancip/tajam. Terdapat 2 macam Terebra conus, yaitu yang berwarna putih dan agak kekuningan.

13.  Anadonta sp
Klasifikasi:
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Pelypoda
Ordo                : Eulamellibranchia
Family             : Unlodidae
Genus              : Anadonta
Species            : Anadonta sp
Sumber: (Hegner, 1968)
Jenis Mollusca ini merupakan kerang air tawar. Bentuknya lebar dengan garis-garis tubuhnya tampak dan tekstur tubuhnya licin. Warna cangkangnya ada garis-garis berwarna merah muda keunguan yang mengkilap. Hewan ini biasanya menguburkan diri dan dalam saat tertentu mereka pindah dari satu tempat ke tempat lain dengan satu kaki yang dapat dijulurkan di sebelah anterior dari cangkok.

14.  Conus betulinus
Klasifikasi :
Kingdom                :           Animalia
Phylum                   :           Mollusca
Class                       :           Gastropoda
Superfamily            :           Conoidea
Family                    :           Conidae
Subfamily               :           Coninae
Genus                     :           Conus
Species                   :           Conus betulinus
(Sumber :Hegner, 1968)
       Bentuk tubuh hewan ini agak mirip dengan bentuk Terebra conus, namun tubuhnya sedikit lebih lebar dari Terebra conus. Terkstur permukaan cangkang tubuhnya licin dan mengkilap. Berwarna putih dan agak kekuningan dan ujungnya lancip/tajam.

15.  Phalium bondatum
Klasifikasi :
Kingdom                :           Animalia
Phylum                   :           Mollusca
Class                       :           Gastropoda
Superfamily            :           Cassidae
Family                    :           Cassidae
Subfamily               :           Cassinae
Genus                     :           Phalium
Species                   :           Phalium bandatum

       Phalium bandatum adalah spesies siput laut, moluska gastropoda laut. Bentuk tubuhnya lebar dengan garis-garis tubuhnya tampak. Tekstur tubuhnya licin. Terdapat sedikit duri di bagian ujung cangkangnya.

16.  Bursandosa sp
Klasifikasi:
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Mesogastropoda
Family             : Bursanodae
Genus              : Bursanodosa
Species            : Bursanodosa sp
(Sumber: Verma, P.S. 2002)
Struktur tubuhnya hampir sama dengan Strombus canarium. Hanya saja bagian yang seperti duri tumpul lebih banyak pada Barsanodosa ini. Warna cangkangnya pun sama yaitu seperti jantung pisang. Memiliki cangkang yang bentuknya spiral menuju apex. Memiliki aparture yang cukup besar dengan cangkang yang kecil. Tekstur cangkangnya kasar dan bila dilihat sekilas cangkangnya seperti tersusun atas zat kapur.
17.  Strombus canarium
Klasifikasi       :
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Mesogastropoda
Family             : Stombidae
Genus              : Strombus
Species            : Strombus canarium
(Sumber: Verma, P.S. 2002)
Hewan ini mempunyai cangkang yang agak keras dan bentuknya sangat khas. Warnanya hampir sama dengan warna jantung pisang. Tidak terlalu panjang dengan ujung membentuk seperti candi. Hewan ini habitatnya di laut.
Strombus canarium, umumnya dikenal sebagai Keong anjing merupakan spesies laut dimakan siput, sejenis moluska laut berkaki perut di keluarga Strombidae, yang benar siput. memiliki kulit berat dengan garis bulat. Permukaan luar cangkangyang takik stromboid pada bibir luar cukup mencolok. Ketika dewasa cangkang dextral normal spesies ini dipandang bagian perut, dan dengan ujung anterior mengarah ke bawah, takik stromboid dapat diamati di sebelah kanan dari kanal siphonal sebagai lekukan anterior dangkal menengah di bibir. Kanalis siphonal sendiri adalah lurus, pendek dan cukup, dan columella halus tanpa lipatan.
Warna kulit sangat bervariasi dari kuning emas untuk cahaya coklat kekuningan sampai abu-abu. Bagian bawah shell jarang gelap, lebih sering itu lebih pucat atau benar-benar putih, tetapi dalam semua kasus shell aperture putih. Spesimen dewasa kadang-kadang menyajikan sebuah gloss metalik abu-abu atau coklat keemasan pada marjin dari bibir luar dan kalus. Sebuah zig-zag jaringan garis coklat gelap kadang-kadang hadir di luar shell, tapi ini dianggap biasa. Para periostracum, lapisan protein ( conchiolin ) yang merupakan bagian terluar permukaan kulit, kekuningan-kecoklatan, dan biasanya tebal dan reticulated (seperti jaring), dan fimbriated (dibatasi) selama jahitan. Para corneous operkulum gelap berwarna coklat. Bentuknya cukup khas keluarga Strombidae-a sedikit menekuk sabit, dengan tujuh sampai delapan gerigi lateral yang lemah.




18.  Taurex trapa
Klasifikasi :
Kingdom                :           Animalia
Phylum                   :           Mollusca
Class                       :           Gastropoda
Superfamily            :           Muricoidea
Family                    :           Muricidae
Subfamily               :           Muricinae
Genus                     :           taurex
Species                   :           taurex trapa
(Sumber       :  Verma, 2002)
Taurex trapa adalah spesies siput laut, moluska gastropoda laut dari keluarga Muricidae. Bentuk tubuhnya hampir sama dengan Murrex sp. Karena satu genus. Tetapi tubuh Taurex trapa lebih banyak mempunyai duri pada cangkangnya.

19.  Nodilithora pyramidalis
Klasifikasi :
Kingdom   : Animalia
Phylum      : Mollusca
Classis       : Gastropoda
Ordo          : Mesogastropoda
Familia      : Nodilittirinadae
Genus        : Nodiliptorina
Spesies      : Nodilithora pyramidalis
(Sumber      : Verma, 2002)
Spesies ini banyak ditemukan di laut. Bentuk cangkangnya kerucut dengan dengan bagian ujung meruncing, Bagian yang lebih bulat membentuk lingkaran horizontal yang beraturan.


20.  Cymaticum murinicum    
Klasifikasi :
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Mollusca
Classis             : Gastropoda
Ordo                : Mesogastropoda
Familia            : Cymatiidae
Genus              : Cymaticum
Spesies            : Cymaticum murinicum
(Sumber : Verma, 2002)
Warna cangkangnya kuning kecoklatan dengan garis-garis horizontal berwarna kuning kecoklatan. Spesies ini banyak ditemukan di laut. Bentuk tubuh hewan ini agak bulat lonjong seperti kura-kura kecil. Pada kerang Cymaticum murinicum  terdapat apex (ujung cangkang), apecture (bukaan cangkang), dan garis-garis pertumbuhan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar